SMS FOR DP & WD +62812 1964 5237 (TELKOMSEL) 2BE25A62
Menu
Sportsbook and Casino online, Register to be the winner and enjoy our others BONUS. Contact us 24 hours service
Customer Suport
  • cskingbookie01
  • kingbook1e88@gmail.com
  • 2BE25A62
  • +62812 1964 5237
  • Agentbookie
  • agentbookie88

NEWS

Bima Sakti Serahkan Masa Depannya ke PSSI

Bandar Bola Terpercaya | Agen Casino Online – Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti Tukiman gagal membawa Timnas Indonesia lolos dari babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018. Masa depan juru racik yang saat ini berusia 42 tahun ini pun mulai dipertanyakan.

Sebelumnya, Bima Sakti diplot sebagai pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF edisi tahun ini untuk menggantikan Luis Milla Aspas. Meski belum punya banyak pengalaman melatih, pelatih kelahiran Balikpapan ini tetap dibebankan target untuk menajdikan Timnas Indonesia juara oleh PSSI.

Sayangnya, Bima Sakti belum berhasil membawa Skuat Garuda berprestasi di turnamen yang di adakan dalam dua tahun sekali ini. Dari tiga partai di Grup B, Timnas Indonesia kalah dari Singapura dengan skor akhir 0-1, menang atas Timor Leste dengan skor akhir 3-1, dan Takluk atas Thailand dengan skor akhir 2-4.

Terkait dengan kegagalan tersebut, Bima Sakti menyerahkan masa depannya kepada PSSI. Mantan pemain Persiba Balikpapan ini mengaku siap diberhentikan jika PSSI tidak puas dengan kinerjanya saat ini.

Kami tim pelatih menerima konsekuensinya dan menerima apa pun keputusan yang diambil federasi. Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur kami siap untuk mundur, ujar Bima Sakti selepas latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Kamis lalu.

Bima pun memiliki harapan jika dirinya benar-benar diberhentikan oleh PSSI. Siapapun pelatih penggantinya nanti, dia ingin persiapan dilakukan lebih matang lagi untuk Timnas Indonesia.

Harapannya ke depan siapa pun pelatihnya, asing atau lokal kita harus dukung semaksimal mungkin. Jadi tim pelatih tak mudah. Saya harap media terutama masyarakat mengerti bahwa ini proses yang tidak mudah, tutur Bima Sakti.

Gugurnya Timnas Indonesia di babak penyisihan Grup Piala AFF 2018 menyusul hasil imbang dengan skor akhir 1-1 Filipina versus Thailand. Dengan begitu, kedua negara membukukan tujuh poin. Timnas Indonesia yang baru mencatatkan tiga angka, sudah tidak mungkin mengejar perolehan poin keduanya ketika babak penyisihan menyisakan satu pertandingan lagi.

Kita liat Thailand dan Vietnam dari usia dini mereka dibentuk. Jadi memiliki dasar yang sangat bagus. Ada plus minus agar ke depan persiapan lebih banyak, tutup Bima Sakti.